
image taken from DesktopGISBook.com
Untuk kebutuhan tertentu, seorang user yang belum mengenal GIS dan tidak ingin tahu bagaimana sebuah aplikasi GIS bisa dihasilkan, secara pragmatis, si user ingin di layar tampil peta lokasi yang dia inginkan, bisa di zoom in dan zoom out, bisa menampilkan informasi lokasi dan melakukan query sederhana. Untuk bisa memenuhi hal itu, seorang GIS Programmer akan membuatkan sebuah aplikasi GIS standalone disesuaikan dengan kebutuhan si user.
Saya pernah bermain-main dengan Avenue Script bawaan dari ArcView 3.x untuk melakukan kustomisasi sesuai dengan pesanan end user. Belakangan masih saja ada yang meminta untuk dibuatkan aplikasi GIS yang standalone, dimana si user tidak mau tahu, bagaimana membuatnya dan software apa dibelakang aplikasi GIS tersebut nantinya.
Jika masih bermain dengan Avenue Script, tentu saja harus bermain pula dengan legalitas softwarenya. Namun kini telah tersedia software GIS yang open source, yang bisa dimanfaatkan sebagai tools untuk melakukan kustomisasi sehingga menghasilkan aplikasi GIS yang standalone, yang bebas pakai, tidak terikat dengan legalitas sebuah software. Contohnya adalah Software MapWindow GIS. Selain sebagai GIS Desktop layaknya ArcView 3.x, pada MapWindow GIS juga tersedia MapWinGIS ActiveX Control. Dengan menggunakan control ini, Anda bisa membuat sendiri aplikasi GIS versi Anda sendiri. Contoh lainnya adalah gvSIG. Read the rest of this entry »

Google baru saja merilis sebuah tools baru yang bisa membantu developer untuk belajar dan melakukan test code Google Javascript API. Microsoft juga memiliki tools yang sama yaitu 
Saya menambahkan sebuah modul Pemrograman GIS dengan MapObjects Versi 2.2 menggunakan Borland Delphi versi 5.0 yang bisa didownload gratis di 
