Setiap kali menambahkan field baru dalam attribute table yang tersedia di ArcMap, kita dihadapkan pada pilihan Data Type apa yang akan kita gunakan untuk field tersebut (lihat gambar diatas). Posting kali ini akan menunjukkan perbedaan dari Data Type dalam attribute table. Dengan mengenal Data Type tersebut, kesalahan penggunaannya dapat dihindari.
Sebagai catatan saja bahwa nama field terbatas hanya 10 karakter saja dan hanya bisa menggunakan huruf, angka, hypens dan underscores. Sepasang karakter dibolehkan tetapi tidak disarankan. Tidak bisa memberi nama field menggunakan spasi atau spesial karakter lainnya misalnya tanda tanya ( ? ). Namun berbeda pada Geodatabase yang aturan penamaan field mengikuti Microsof Access. Saya akan coba memposting pada kesempatan lainnya tentang Geodatabase ini.
Berikut deskripsi singkat tentang Data Type dalam attribute table di ArcMap :
- Short Integer adalah seluruh angka, termasuk positif dan negatif yang biasanya digunakan sebagai coding. Misalnya coding untuk land use.
- Long Integer adalah seluruh angka termasuk positif dan negatif yang biasanya digunakan untuk menunjukkan nilai banyak (kuantitas) dari suatu tema, misalnya populasi penduduk.
- Float adalah angka dengan nilai pecahan decimal yang memiliki range yang spesifik. Dengan data type float ini Anda bisa ‘menolak’ sebuah nilai jika nilai tersebut diluar dari Precision dan scale yang sudah ditentukan sebelumnya. Contoh : Anda menentukan precision 4 (lebar field hanya menerima max 4 angka termasuk nilai decimal tanpa memperhitungkan pemecah angka tersebut yaitu titik sebagai bentuk decimal) dan scale 2 (max 2 angka setelah pemecah angka tersebut yaitu titik sebagai bentuk decimal), maka field tersebut bisa menerima nilai 12.35 tetapi tidak menerima 1.235 dan 123.5. Lihat gambar di bawah untuk ilustrasi Precision dan Scale.
- Double adalah angka dengan nilai pecahan decimal yang memili range yang spesifik dengan precision hingga 19 angka dan akurasi hingga 15 angka decimal, berbeda dengan data type float yang 8 angka saja serta akurasi 6 angka decimal. Data Type Double biasanya digunakan menyimpan angka decimal yang lebih detail misalnya nilai suatu koordinat.
- Date digunakan untuk menyimpan waktu dalam hal ini tanggal (mm-dd-yyyy)
- Text adalah seluruh karakter termasuk alphanumeric. Maximum 255 karakter.
Berikut tabel perbedaan ke-enam jenis Data Type dalam attribute tabel di ArcMap

gambar diatas menjelaskan pengertian Precision dan Scale
Related posts:
- Mengambil Nilai Elevasi dari SRTM ke Dalam Attribute Point Saya sering melakukan hal ini, mengambil nilai elevasi dari SRTM ke dalam attribute point...
- Dasar Penggunaan Field Calculator di ArcMap Setelah memahami data type attribute tabel di ArcMap, selanjutnya adalah memahami penggunaan fungsi operasi pada...
- ArcMap: Creating New Shapefiles from MS Excel Spreadsheets These instructions address how to convert a tabular list of point coordinates into a...
- Request String Pada Document Table Seluruh tips yang tersedia disini hanya berlaku untuk field/kolom dengan tipe String. Tool yang...
- Mengenal MapServer MapServer (http://mapserver.gis.umn.edu) merupakan aplikasi freeware dan open source yang memungkinkan kita menampilkan data spasial (peta)...


Dear Mas Edy
Saya sedang menyusun database peta Administrasi wilayah. dan
Saya ingin menambahkan attribute table peta tersebut formatnya SHP tipe polyline. tipe data sort interger.
tapi terbentur pada polyline yang ada saling tumpang tidih.
awalnya data tersebut saya bersumber dari poligon, dari poligon kemudian saya convert ke polyline.
Bisa saja saya tambahkan attribute barunya, tapi dalam mengisi field legendnya terisi dua kali atau malah lebih. dan prosesnya rumit dan tidak efisien.
apa sebaiknya yg harus saya lakukan.
terima kasih atas penjelasan mas.
salam,
@Jhon.hendrix : Coba Anda perhatikan pada attributenya. Disitu ada pengulangan ID atau _FID (jika Anda bekerja di ArcMap)maka Anda bisa hapus salah satu ID yang berulang tersebut. Semoga membantu