Di blog saya yang lama, yang membahas tentang Shapefile Error : number of shape does not match number of table records
terdapat comment tentang data shp yang error tidak terbuka karena file *.dbf-nya rusak. Hal yang sama terjadi pada adik kelas yang sedang menyusun skripsi dan salah satu dosen saya. Selidik punya selidik, mereka terkena virus yang namanya KSpoold.exe. Anda juga harap hati-hati terhadap virus KSpoold yang menyerang virus *.dbf , karena seluruh peta dengan format Shapefile tidak akan bisa terbuka di komputer Anda
Virus ini pernah dibahas pada majalah PC Media bulan Juni, termasuk cara pencegahannya menggunakan PCMav RC17 (sekarang sudah keluar RC18). Sebenarnya virus ini juga menyerang file *.doc dan file *.xls. Namun beberapa kasus hanya menyerang file *.dbf saja. Akibatnya seluruh file peta *.shp dan konco-konconya yang termasuk didalamnya file *.dbf tidak bisa terbuka.
Anda bisa lihat solusi dan pencegahannya disini yang terdapat pada majalah PC Media Edisi Bulan Juni sebagai berikut :
Pada Windows XP klik Start–> Run kemudian ketikkan services.msc
cari service dengan nama K Print Spooler klik 2x service tersebut.
Pada dialog box yg muncul ubah Start Up Type dari Automatic menjadi Disabled. Lalu klik OK dan Restart komputer Anda.
Sekarang Anda bisa menghapus file KSpoold.exe dan avmeter32.dll pada Directory System 32 Windows
Selanjutnya scan komputer Anda dengan PC Mav, Anda bisa download dari weblognya maseko.com DISINI. Sebelumnya non aktifkan fasiltas System Restore di Windows dan non aktifkan Antivirus lain jika ada..
jika tidak bisa silakan kirim sampel virus utk dianalisa dlm zip file dan dipasword ke redaksi@pcmedia.co.id
Solusi lainnya bisa Anda lihat di http://adilmakmur.wordpress.com/2007/05/14/skrip-sederhana-anti-kspoold/
atau googling aja dengan keyword KSpoold.exe.
Random Posting
- Tutorial ArcView 3.3
- MapInfo to Google Earth
- iPhone 3G-Maps With GPS
- ArcGIS 9.3 is now available
- Tutorial Install ArcView 3.3 di Windows Vista























2 Comments
Mo nambahin mudahan ada guna…
KHUSUS untuk file excel dan word yang terinfeksi di flash disk : copy dulu ke harddisk, SETELAH memory komputer bebas dari virus, langsung aja dijalankan / double click dokumen excel dan word tsb, setelah kebuka trus tutup lagi. File akan kembali bebas virus seperti semula.
Pengalaman saya, saya pake mcafee untuk mencegah kspoold aktif lagi dengan cara menambah file blocker di configurasi access scanner untuk mencegah file c:windows\system32\kspoold.exe dijalankan lagi.
Paling ndak itu untuk varian kspoold yang saya temui sebulan lalu, yang ndak nyerang file word & excel di harddisk.
Tapi kalo dbf di harddisk memang di infeksi - diliat pake hex editor, file dbf tadi masih mengandung data-data, tapi headernya sudah ditimpa sama kode virus. Saya ndak bisa pake cara seperti nanganin xls & doc di atas.
Saya belum tau solusi yang mudah untuk dbf ini.
Yang saya coba adalah pake text editor ambil data yang masih bisa diselamatkan dari file dbf tadi, copy & paste ke file text baru, coba rekonstruksi delimiter untuk field (search & replace), trus txt file tsb pake excel di import ulang. Terakhir save as dbf file.
Yang perlu diperhatikan adalah agar jumlah & urutan row data mirip dengan yang asli.
thanks atas tambahan infonya…