Tutorial ArcGIS Untuk Arkeologi

GIS for ArchaelogySaya bersama teman dulu pernah diminta untuk memberi pelatihan Sistem Informasi Geografis ( SIG ) untuk Arkeologi. Kami menyanggupinya, namun kami bingung, apa yang harus para arkeolog pelajari dengan GIS ? Ketika itu saya browsing mencari-cari aplikasi GIS untuk arkeologi, karena saya tidak begitu paham tentang disiplin ilmu arkeologi dan bagaimana GIS dapat membantu penelitian mereka ? Akhirnya Pelatihan SIG untuk Arkeologi tersebut tetap berjalan menggunakan ArcView 3.3 menggunakan extension 3D Analyst dan Spatial Analyst. Kedua extension tersebut digunakan untuk menjelaskan tentang excavation, contouring dan leveling. Tapi sekarang kan “jamannya” ArcGIS, adakah tutorial ArcGIS untuk Arkeologi?

Read the rest of this entry »

Bagaimana Cara Membaca dan Memanfaatkan Peta ?

peta

Peta merupakan gambaran sebagian permukaan bumi dalam skala yang lebih  kecil dan berisi sesuatu jenis informasi tentang mukabumi yang bersangkutan.

  1. Peta Umum, yang menggambarkan permukaan bumi secara umum. Biasanya disebut dengan Peta Topografi atau ada yang menyebutnya Peta Rupabumi, karena peta ini menggambarkan “wajah” muka bumi, baik kenyataan fisik (alami), seperti pegunungan, lembah, sungai-sungai, dan sebagainya, maupun kenampakan kultural misalnya permukiman, jalan, dan sebagainya. Secara sederhana pengertian peta topografi adalah peta yang menggambarkan hampir semua kenampakan-kenampakan alami dan kenampakan kultural (buatan manusia) yang ada di permukaan bumi sejauh skalanya memungkinkan, dan disajikan seteliti mungkin.
  2. Peta Khusus, yang menggambarkan kenampakan khusus yang ada di permukaan bumi atau kenampakan yang ada kaitannya dengan permukaan bumi. Peta khusus ini dikenal dengan nama Peta Tematik karena menunjukkan hanya tema tertentu, bergantung pada informasi yang ingin disampaikan. Jika informasinya merupakan informasi tanah, maka disebut peta tanah, jika informasinya merupakan informasi iklim, maka disebut peta iklim, dan sebagainya.
  3. Peta Navigasi, yang biasanya disebut dengan istilah khusus, yaitu charts. Peta ini penggunaannya khusus untuk kepentingan navigasi, misalnya navigasi laut dan udara.

Read the rest of this entry »

Mini Tutorial ArcGIS : Surface Hydrology Tools

hydrology tools Seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya bahwa saya akan melanjutkan posting tentang penggunaan fungsi hydrology tools yang tersedia di ArcGIS, maka posting kali ini adalah kelanjutan dari posting tersebut. Namun mungkin tidak seperti yang dijanjikan, kali ini saya membagi seluruh step penggunaan hydrology tools yang terdapat di Extension Spatial Analyst pada ArcToolBox tersebut.

Read the rest of this entry »

Dasar Penggunaan Field Calculator di ArcMap

calculator thumbSetelah memahami data type attribute tabel di ArcMap, selanjutnya adalah memahami penggunaan fungsi operasi pada Field Calculator - tools yang digunakan untuk mengisi nilai pada field sesuai dengan data type-nya. Field Calculator bisa digunakan untuk sebuah field, sebagian maupun seluruh record dalam attribute tabel. Anda bisa melakukan copy field serta menggabungkan nilai dari beberapa field ke dalam satu field menggunakan Field Calculator.

Read the rest of this entry »

ArcView 3.x Tips : Konversi Koordinat DMS to DD dan DD to DMS

arcview 3xKonversi koordinat sistem proyeksi Geographic format Degree Minute Second (DMS) ke dalam Decimal Degree (DD) dan sebaliknya DD to DMS sebenarnya telah tersedia secara default ketika kita menginstall ArcView 3.x. Namun penggunaannya menuntut user untuk memahami dasar Avenue-bahasa semi pemrograman yang tersedia di ArcView 3.x.
Seluruh proses konversi dari DMS to DD atau DD to DMS akan menghasilkan field baru ke dalam attribute. Field baru tersebut bekerja berdasarkan field yang tersedia sebelumnya sebagai nilai yang akan di konversi. Jadi jika Anda ingin mengetahui koordinat lokasi dalam format DMS maka feature (layer) tersebut harus sudah memiliki field dalam format DD, begitu juga sebaliknya.

Read the rest of this entry »

Rotate Tools in ArcMap

Kelebihan ArcGIS – ArcMap dibanding ArcView 3.x adalah tersedianya tools rotasi. Bukan hanya graphic yang bisa di rotasi, feature bahkan data frame pun bisa! Rotate Tool untuk feature dan graphic tidak disediakan menu untuk melakukan rotasi dengan sudut tertentu (dalam satuan derajat), sementara rotasi pada data frame, fungsi tersebut disediakan.

Read the rest of this entry »